I WROTE ABOUT YOU


Hari ini setelah 1,5 tahun yang panjang akhirnya saya menemukan buku kumpulan puisi Sapardi Djoko Damono. Entahlah, mungkin karena pencarian yang lama selama itu untuk sebuah buku dan akhirnya ada di depan mata saya maka senangnya entah kenapa berlebih. Buku yang saya tahu tidak dijual begitu saja di toko-toko buku yang saya datangi.

Kemudian saya bertanya-tanya apakah hal yang sama juga sama saya rasakan ketika saya menemukan kamu. Karena untuk menemukan kamu, saya tidak hanya memiliki satu pengharapan selama 1,5 tahun... saya mungkin sudah berharap sama dengan selama hela nafas saya memenuhi udara bumi.

Saya paling sering menerima pertanyaan : seperti apa lelaki yang kamu inginkan?
Karena inilah deskripsinya. Saya tidak terlalu perlu lelaki yang deskripsi fisiknya bernilai diatas delapan. Saya juga tidak terlalu perlu lelaki yang memanjakan saya dengan hadiah-hadiah gemerlap. Saya juga tidak terlalu perlu lelaki yang meminta saya menjadi pacarnya. Bukan, bukan itu yang saya inginkan.

Saya hanya ingin lelaki yang mengatakan kepada saya : Bahwa apapun yang membuat kamu bahagia maka lakukanlah, termasuk jika ingin bersama orang lain.. tenang saja aku masih akan tetap disini ketika kamu butuh aku. Bahwa lelaki ini punya cinta yang membebaskan dan ketahuilah saya bukannya akan pergi, saya malah ingin tetap bersama orang ini.

Lelaki yang saya inginkan bisa langsung khawatir ketika saya sakit, ketika saya tidak bisa dihubungi, ketika saya bersedih dan dia tidak tahu.. apa sebab sedih saya. 

Lelaki yang saya inginkan ada ketika saya berada pada kondisi paling jatuh. Lelaki yang saya inginkan ada, menjaga saya ketika saya sakit, duduk didekat saya dan tertidur dikursinya dengan lelah. Lelaki yang saya inginkan bahkan mau mengipasi saya dengan kipas manual sepanjang malam karena tahu saya kegerahan tanpa bisa tidur. Lelaki yang saya inginkan menemani saya sampai saya tertidur, mendengarkan keluhan saya tentang sakit dan susah bergerak, tentang ketidaksukaan saya pada infus.

Lelaki yang saya inginkan tidak harus bisa menulis kata-kata indah. Lelaki yang saya inginkan banyak melakukan hal-hal sederhana tapi manis untuk saya, hal-hal yang dia bahkan tidak menyadari kadar manisnya. Lelaki yang saya inginkan sering mengomel setiap kali saya nekat naik motor ngebut saat hujan atau melakukan banyak hal yang membuat dia khawatir, tapi saya suka omelannya  :)

Lelaki yang saya inginkan bukan berpredikat pacar.

Lelaki yang saya inginkan bersedia jalan kaki berkilo-kilo meter hanya untuk menyapa dan membawakan makanan. Lelaki yang saya inginkan sering mengatakan : jangan bersedih, aku ada disini.. jangan kamu bawa bebanmu sendirian.  Lelaki yang saya inginkan menjaga saya, bahkan dari dirinya sendiri. Lelaki yang saya inginkan mencintai saya dengan banyak cara sederhana namun berhasil membuat saya mengerti akan apapun yang dia tidak bisa banyak ungkapkan melalui kata-kata.

'Seseorang' bilang kadar cinta seseorang bisa benar-benar dilihat ketika masa sulit, ketika kita tetap ada untuk dia, ketika kita berusaha menepis sakit dan tetap menjaga perasaan kita untuk dia sekalipun dia sudah sedemikian parah membunuh hati kita.

Dan begitulah, saya melihat kamu. Tetap tegar, tetap ada untuk saya ketika saya dalam masa kelabilan bimbang dan terus saja berlari-lari sulit menentukan arah muara saya, arah aliran hati saya. Maafkan saya membuat kamu merasa hanya menjadi bagian minor.

Tapi pada akhirnya saya tahu... bukan hanya saya tidak suka membuat kamu bersedih tapi juga... memangnya apalagi yang bisa saya minta? Apalagi yang bisa saya jabarkan dalam daftar panjang 'lelaki yang saya inginkan'? Ketika saya tahu kamu bukan saja lelaki yang saya inginkan.. tapi juga.. 
IYA, SAYA BUTUH KAMU.

May ALLAH beside us, save us in this distance. And we'll never be apart. Amin :)

2 komentar:

Posting Komentar

Silahkan berkomentar di bawah sini . Bentuk Promosi akan di SPAM Terima Kasih