ITERA Lampung



ITB sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi teknologi di Indonesia mendapat kepercayaan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan Nasional untuk menjadi perencana untuk pendirian Institut Teknologi yang baru yang berlokasi di Provinsi Lampung.

Pembangunan Institut Teknologi Sumatera ini didasari oleh lambatnya perkembangan teknologi di Indonesia, sehingga diperlukan pengembangan lembaga pendidikan tinggi teknologi yang ada di Indonesia. Dalam pengembangan tersebut, Indonesia baru memiliki dua kampus Institut Teknologi yakni Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) yang keduanya secara geografis berada di Pulau Jawa. Menimbang luasnya wilayah Indonesia, tingginya pertumbuhan penduduk, dan persebarannya, serta tingginya tuntutan bagi pemenuhan persebaran ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia maka upaya menumbuhkan Kampus Institut Teknologi di wilayah luar Jawa di Indonesia menjadi hal yang penting. Oleh karena itu, diperlukan suat acuan untuk menelaah daya dukung Pulau Sumatera pada umumnya dan Sumatera pada khususnya merupakan bagian dari upaya untuk mengidentifikasi kebutuhan dan penumbuhan Institut Teknologi.

Rencana pembangunan Kampus Institut Teknologi di Sumatera didasari pertimbangan utama yaitu Rencana Pengembangan Pendidikan Tinggi Indonesia yang merupakan bagian dari rencana pembangunan Nasional. Tujuan utamanya adalah menumbuhkan dan menyebarluaskan peran Institut Teknologi dalam pengembangan penelitian dan pendidikan di masa mendatang terutama di kawasan Sumatera.

Berdasarkan hasil Studi Kelayakan yang dilakukan oleh Tim Perencana ITB, Provinsi Lampung dipilih menjadi lokasi rencana pembangunan kampus ini ditinjau dari berbagai aspek seperti : Aksesibilitas, Kebijakan dan Potensi Pengembangan Wilayah, Kondisi Fisik Lahan, Infrastruktur Kawasan, Sarana dan Prasarana Publik.

Lahan yang menjadi lokasi rencana pembangunan adalah wilayah kecamatan Sukarame, yang berjarak 16 km dari pusat kota Bandar Lampung. Lokasi ini awalnya merupakan lokasi yang direncanakan oleh BAPPEDA Provinsi Lampung menjadi kawasan perluasan kota dengan peruntukan fasilitas publik. Pemanfaatan di lokasi ini berupa kebun karet rakyat yang akan dialihfungsikan menjadi pemanfaatan lainnya sesuai dengan kebijakan BAPPEDA Provinsi Lampung. Luas lahan diperkirakan 300 Ha, sebagian dari lahan tersebut seluas 40 Ha telah dilakukan clearing, sehingga siap untuk dimanfaatkan.


Kampus ini direncanakan akan memiliki daya tampung sekitar 5000 orang dan 5 fakultas dengan 25 program studi di dalamnya. Proram studi yang dimaksud antara lain :

1. Sains
Matematika
Fisika
Kimia
Farmasi
Geologi
Geofisika
Geomatika

2. Teknologi Sumberdaya Hayati
Biologi
Bio-System
Rekayasa Hayati
Teknologi Pangan

3. Teknologi Sumberdaya Kebumian
Teknik Pertambangan
Teknik Perminyakan
Teknik Sumberdaya Air Tanah
Teknik Panas Bumi

4. Teknologi Industri
Teknik Kimia
Teknik Mesin
Teknik Elektro
Teknik Informatika
Teknik Industri
Teknik Fisika

5. Perencanaan dan Pengembangan Infrastruktur & Kewilayahan
Teknik Sipil
Teknik Lingkungan
Arsitektur
Perencanaan Wilayah dan Kota

Konsep pengembangan kampus ini akan berdasarkan pada dua macam teknologi, yaitu Smart Building Technology dan Green Campus Technology. Smart Building adalah sebuah konsep baru dalam hal otomatisasi sebuah bangunan dengan penggunaan teknologi tingkat tinggi yang sudah mulai diterapkan di beberapa negara maju, seperti Korea Selatan dan juga Singapura, sedangkan Green Campus adalah konsep yang diangkat sebagai bentuk penerapan Green Concept di dalam proses pendidikan, dimana Institusi Pendidikan harus dapat mengarahkan proses pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakatnya ke arah pembangunan yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.

Kampus Institut Teknologi di Sumatera ini akan mulai beroperasi rencananya pada tahun 2014.

Sumber : http://ditbang.itb.ac.id/?p=2763





Linux Server

Hallowwww, hari ini saya akan menulis tentang Langkah Mudah Memahami pembuatan DNS Server di Ubuntu 12.04, hmm lagi lagi DNS, ya bagaimana lagi, ini permintaan anak-anak SMK-TKJ Reteh Indragiri Hilir, Riau. Kasihan :D saat saya menjadi penguji eksternal Uji Kompentensi disekolah mereka, mereka sangat minim sekali dalam mempelajari Linux Base, jadi saat uji kompentensi waktu itu semuanya pakek Windows (server). Banyak sekali pertanyaan lugu ke saya dari mereka seputar tentang Linux.  ^_^ , walau dalam hati ku (saya juga ilmunya pas pas an :D ), tapi walau ilmu sedikit / minim tetap sharing / berbagi apa yang bisa ^_^v, daripada cuma diem.
Okee langsung aja kita belajar bareng yuuk, tentang langkah mudah memahami pembuatan DNS di Ubuntu 12.04. Inshaa ALLAH tulisan ini saya buat semudah mungkin agar gampang dipahami dan dimengerti dan juga mudah di praktekan langsung oleh adik-adik atau temen-temen newbie, yang memang baru kenal LINUX (seperti saya :P ). Naah.. Sekarang, Diam.. Perhatian.. Pahami.. dan Coba… ^_^. Rencananya begini nee adik-adik sekalian , kita akan buat server dengan :
Hostname  : ns1 (ns1.smkn1-reteh.sch.id)
Domain  :  smkn1-reteh.sch.id
Subdomain  :  www.smkn1-reteh.sch.id ,  mail.smkn1-reteh.sch.id , dan  ftp.smkn1-reteh.sch.id
IP Server  :  192.168.1.61
OS  :  Ubuntu Server 12.04
Orientasi  :  LAN (Local Only)
POINT POINT KERJA :
1.  Setting IP (Network Interface) dan file resolv.conf  di folder /etc. dan install paket BIND9
2.  Setting Hostname dan file Hosts di folder /etc3.  Membuat Database-Domain 
4.  Setting file named.conf.local / membuat zone domain 
5.  Setting file named.conf.options
6.  Setting ulang file resolv.conf
7.  TESTING
POINT1 : 
Pertama kita akan setting dulu IP Servernya, caranya kita edit file “interfaces” di folder /etc/network ,
masuk dulu ke mode root, contohnya gini :
Tapi kalau baru pertama kali install atau belum tau password root nya, kita buat aja, caranya seperti dibawah ini :
naah kalo password root udah dibuat, lakukan langkah pertama tuk masuk ke mode root, ya.. ^_^, kalo sudah masuk mode root sekarang kita kembali ke permasalahaannya, kita edit pakek editor nano aja ya biar mudah. atau kalo udah bisa pakek vi juga gak pa pa.. :)  edit file interfaces yang ada di folder /etc/network.
root@server-05:~# nano /etc/network/interfaces
editlah seperti skrip dibawah ini ya..
setting pada bagian “address” IP Server, sesuaikan dengan IP kalian masing-masing ; netmask dannetworknya juga, Naah pada “gateway” sesuaikan juga dengan gateway kalian juga ya, Kalo disini gateway yang saya pakek 192.168.1.210 itu gateway dikantor saya, tapi kalo komputer kalian udah bisa langsung Internet maka masukan saja IP Komputer kalian. Gateway itu maksutnya server yang membuat agar komputer kita bisa konek ke internet (hmm, paham gak ya kira-kira maksudnya, hehee :D ) kalo gak mudeng brosing brosing aja di gugle apa itu gateway. :P . setelah selesai tekan CTRL+O (tombol kontrol sama huruf O)terus tekan ENTER terusCTRL+X (tombol kontrol sama huruf X) xxixixixixixxix :P
selesai semua tinggal kita restart networknya dengan perintah seperti dibawah ini :
root@server-05:~# /etc/init.d/networking restart
kemudian cek dengan perintah “ifconfig” tanpa tanda kutip, ketikan pada terminal
root@server-05:~# ifconfig
Hasilnya seperti ini :
Okee,, selanjutnya kita akan setting resolv.conf nya.  Dalam kasus ini saya akan masukan IP 192.168.1.210 yaitu IP Gateway  agar konek ke Internet, kalo IP kalian bisa konek ke internet maka pakek aja IP Kalian ya.. :) . Sekarang kita akan setting resolv.conf nya.. edit :
root@server-05:~# nano /etc/resolvconf/resolv.conf.d/base
masukan IP seperti dibawah ini :
nah, kalo selesai tekan CTRL+O ==> ENTER ==> CTRL+X , kalo sudah kita coba ping ke internet, misal kita ping ke DNS Goolge 8.8.8.8, kalo Reply, brarti kita udah bisa konek ke internet, sekarang Tinggal kita Download dan Install Paket BIND dengan perintah dibawah ini :
root@server-05:~# apt-get install bind9
Selesai Point 1..
############################## LANJUT ##############################
POINT 2 :
terlebih dahulu kita setting hostname server, caranya edit file hostname yang ada pada folder /etc.  , EDIT file Hostname, caranya gini, kita pakek editor nano aja ya..
[root@server-05 ~]# nano /etc/hostname
terus isikan dengan : ns1.smkn1-reteh.sch.id  ==> setelah selesai tekan ctrl+o trus ENTER trus ctrl+x . selesai dwueh.
KEMUDIAN adik-adik setting file hosts yang ada di folder /etc. carana gini :
[root@server-05 ~]# nano /etc/hosts
kemudian isikan seperti dibawah ini :
kalo sudah diketik seperti diatas, simpan dengan tekan tombol ctrl+o trus ENTER trus ctrl+x.
Naah, selesai sudah POINT 1, sekarang kita restart dulu komputernya yaa..  ketik perintah “reboot” tanpa kutip, masih tetap dalam mode root ya. seperti ini :
[root@server-05 ~]# reboot
setelah selesai reboot maka konsol pun berubah nama seperti dibawah ini :
riz@ns1:~$  
############################## LANJUT ##############################
POINT 3 :Naah, sekarang kita baru masuk ke tahap konfigurasi DNS nya,, tahap ini kita akan membuat “Database-Domain” nya. Pada saat kita instalasi paket bind9 tadi, semua file konfigurasi berada di folder /etc/bind. masuk ke folder tersebut , TAPI kita pakek mode root , cara masuk mode root kan udah dijelaskan diatas. Sekarang masuk folder/etc/bind , caranya :
root@ns1:~# cd /etc/bind/  
setelah masuk ke dalam folder bind, gunakan perintah “ls” tanpa kutip, untuk melihat isi dari folder bind tersebut. seperti dibawah ini :
sekarang kita copy fila db.127 dan db.local ubah namanya menjadi ip.to.domain dan domain.to.ip menggunakan perintah CP pada terminal.
db.127 => ip.to.domain
db.local => domain.to.ip
Caranya begini :
setelah itu kita edit file domain.to.ip (db.local) , ubah seperti dibawah ini , gunakan editor nano
root@ns1:/etc/bind# nano domain.to.ip  
begini skripnya :
gak usah bingung ya.. kan sebenernya hasil dari copian file db.local tadi udah ada tu, jadi kita gak ketik seluruhnya tu script, tinggal edit aja, OK. naah sekarang kita edit juga file ip.to.domain (db.127) buat menjadi seperti dibawah ini ya :
Oke.. selesai POINT 3  ^_^
############################## LANJUT ##############################
POINT 4
Langkah selanjutnya kita akan buat zone domain dengan cara setting file named.conf.local yang ada di folder/etc/bind. Edit lah file tersebut menggunakan editor seprti nano atau vi, kalo nano caranya seprti yang telah dijelaskan diatas. Ubah file named.conf.local seperti dibawah ini :
kalo agak bingung skript nya tinggal copy aja dari file named.conf.default-zones dan edit sesuai dengan kasus kita ini. Kalo sudah di simpan file nya, caranya udah dikasih tau kan kalo nyimpan file di nano.
############################## LANJUT ##############################
POINT 5 
Selanjutnya kita akan edit file named.conf.options setting seperti dibawah ini :
point yang harus di ubah adalah line 2 : yaitu directory “/etc/bind/”;  yang menentukan letak folder konfigurasi bind. Kemudian bagian Forwaders { isikan dengan DNS goolge atau IP Server juga bisa. listen-on {any;};  agar DNS Server bisa digunakan di semua Interface utamanya IPV4 option any bisa diganti dengan IP Address kita.allow-query {any;};  itu agar semua interface / client lain bisa melakukan query / permintaan ke server, option anybisa diganti dengan IP Address atau network. allow-recursion itu maksudnya mengizinkan client menanyakan nama-nama domain yang HANYA ada di localhost dan Network 192.168.1.0 saja, kalo option ini diganti denganany, maka Server akan memberikan jawaban ke client walaupun domain tersebut TIDAK ada di Zone DNS Local yang dibuat.
############################## LANJUT ##############################
POINT 6
Terakhir kita tinggal set file resolve.conf ubah menjadi IP DNS Server kita dalam hal ini 192.168.1.61 dan ditambah search domain (masukan domain utama yang kita buat dalam hal ini : smkn1-reteh.sch.id), agar permanen edit di path berikut ini :
root@ns1:~# nano /etc/resolvconf/resolv.conf.d/base  
ubah seperti dibawah ini ya :
Naah, selesai sudah tahap settting men setting.. Mudahan2an berhasil.. emm
############################## LANJUT ##############################
TESTING
Testingnya kita akan menggunakan beberapa perintah diantaranya dengan NSLOOKUP, ketikan nslookup pada terminal kemudian masukan nama-nama subdomain yang kita buat (ns1, mail, www) seprti dibawah ini :
nah kalo muncul kayak diatas tu berarti semua request domain udah berhasil tu.. sekarang kita menggunakan perintah DIG, caranya seprti ini :
Lihat di bagian status, kalo tulisannya NOEEROR brarti udah bener tu.. kalo sudah, coba test dengan perintah PING, ping ke domain yang telah kita buat dalam hal ini : www.smkn1-reteh.sch.id , mail.smkn1-reteh.sch.id.  jika reply seperti dibawah ini berarti udah bener tuh..
Okee Sob,, mungkin itu aja sedikit sharing buat adik-adik untuk membuat DNS Server di Ubuntu 12.04, semoga mudah dipahami ya, mudah di mengerti. Untuk berhubungan lanjut dengan saya silahkan kontak dibawah ini :
Email :  rizs.contact@gmail.com
Facebook :  www.facebook.com/RHEL.SysAdmin
Blog :  www.riz-xp.web.id
Untuk mendownload pdf Artikel tentang ini,, Silahkan Klik salah satu Link dibawah ini :
Link 1 Download 
Link 2 Download
CMIIW  ^_^V